Prof. Abdul Mustaqim Ikuti Program Visiting Professor Kemenag di Universitas Zaitunah Tunisia, Perkuat Kajian Tafsir Maqāṣidī

Yogyakarta — Guru Besar bidang Ulumul Qur’an pada Program Studi Magister Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (S2 IAT), Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Dr. H. Abdul Mustaqim, S.Ag., M.Ag., mengikuti program Visiting Professor atau Profesor Mengajar dan Riset Kolaboratif di Universitas Zaitunah, Tunis, Tunisia pada bulan antara bulan September-Oktober. Program ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama Republik Indonesia dalam memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi keagamaan Islam melalui pengembangan kerja sama akademik dengan perguruan tinggi luar negeri.

Program Visiting Professor tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga minggu. Selama berada di Tunisia, Prof. Abdul Mustaqim menjalankan agenda akademik yang mencakup kegiatan pengajaran, diskusi keilmuan, pengembangan riset kolaboratif, serta penjajakan kerja sama antara UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Universitas Zaitunah.

Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah pengembangan kajian Tafsir Maqāṣidī, pendekatan penafsiran Al-Qur’an yang menekankan pemahaman terhadap tujuan, nilai, dan kemaslahatan yang terkandung dalam pesan-pesan Al-Qur’an. Pendekatan ini memiliki relevansi penting dalam pengembangan studi Al-Qur’an dan tafsir, terutama dalam merespons berbagai persoalan kontemporer yang memerlukan pembacaan teks secara mendalam, kontekstual, dan berorientasi pada nilai-nilai universal Al-Qur’an.

Selain kegiatan pengajaran, Prof. Abdul Mustaqim juga melakukan pertemuan dengan pimpinan Universitas Zaitunah untuk membahas pelaksanaan program Visiting Professor serta peluang penguatan hubungan akademik kedua institusi. Pertemuan tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai pengembangan teori maqāṣid al-syarī‘ah, dinamika pemikiran Islam, dan berbagai isu global yang dapat dikaji melalui perspektif keilmuan Islam.

Dialog akademik antara kedua perguruan tinggi diharapkan dapat mempertemukan tradisi keilmuan Islam Indonesia dengan khazanah intelektual Islam Tunisia. Universitas Zaitunah sendiri memiliki posisi penting dalam sejarah pendidikan Islam di kawasan Afrika Utara, sehingga interaksi akademik ini membuka peluang untuk memperkaya perspektif dalam studi Al-Qur’an, tafsir, dan pemikiran Islam.

Bagi Program Studi S2 IAT UIN Sunan Kalijaga, keikutsertaan Prof. Abdul Mustaqim dalam program internasional ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring keilmuan dan meningkatkan kontribusi akademik dalam studi Al-Qur’an dan tafsir di tingkat global. Pertukaran pengalaman mengajar, diskusi metodologis, dan pengembangan penelitian lintas negara diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan kurikulum, riset, serta publikasi ilmiah.

Program ini juga memperkuat pentingnya kolaborasi internasional dalam pengembangan studi tafsir. Persoalan-persoalan global yang berkaitan dengan kemanusiaan, keadilan, perdamaian, dan perubahan sosial membutuhkan kontribusi pemikiran keislaman yang berakar pada tradisi keilmuan sekaligus mampu berdialog dengan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan Visiting Professor ini, Prof. Abdul Mustaqim diharapkan dapat memperluas pertukaran gagasan dan membangun kolaborasi penelitian berkelanjutan antara UIN Sunan Kalijaga dan Universitas Zaitunah. Kerja sama tersebut juga diharapkan membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan akademik internasional, termasuk penelitian bersama, pertukaran akademik, dan publikasi ilmiah.

Keluarga besar Program Studi Magister Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyampaikan selamat dan sukses atas keikutsertaan Prof. Dr. H. Abdul Mustaqim, S.Ag., M.Ag., dalam program tersebut. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi pengembangan keilmuan Al-Qur’an dan tafsir, penguatan kerja sama internasional, serta peningkatan reputasi akademik UIN Sunan Kalijaga di tingkat global.